Shopee adalah salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia dengan ratusan juta pengguna aktif setiap bulannya.
Tidak heran kalau banyak pelaku bisnis, dari yang baru mau mulai hingga yang sudah punya toko offline, memilih Shopee sebagai tempat berjualan secara online.
Berjualan di Shopee bukan cuma soal upload foto produk dan tunggu pembeli datang.
Ada strategi, ada teknik, dan ada cara-cara tertentu yang bisa membuat toko Anda lebih mudah ditemukan dan lebih banyak menghasilkan transaksi.
Berangkat dari hal tersebut, artikel ini bisa dijadikan panduan lengkap cara jualan di Shopee, mulai dari cara daftar akun seller, mengatur toko, mengelola produk, hingga strategi agar penjualan terus naik.
Cocok untuk seller yang baru mau mulai atau yang sudah berjualan tapi ingin hasil lebih maksimal.
Catat baik-baik, ya!
Shopee di Indonesia: Seberapa Besar Peluangnya?
Sebelum bicara teknis, ada baiknya kita lihat dulu seberapa besar sebenarnya potensi berjualan di Shopee.
Data-data berikut menunjukkan bahwa Shopee jadi salah satu ekosistem bisnis digital terbesar yang pernah ada di Asia Tenggara.
Shopee Dominasi Pasar E-Commerce Indonesia
Kalau mau jualan di Shopee makin laku, MEA Digital Agency siap bantu.
Berdasarkan laporan Momentum Works bertajuk E-commerce in Southeast Asia 3.0 yang dirilis Juni 2025, Shopee menguasai 54% pangsa pasar GMV e-commerce di Indonesia pada 2025.
Angka ini menempatkan Shopee jauh di atas kompetitor terdekatnya, Tokopedia-TikTok Shop, yang berada di angka 38%.
Secara nilai, GMV Shopee di Asia Tenggara diperkirakan mencapai US$66,8 miliar atau sekitar Rp1.088 triliun pada 2024, dengan Indonesia sebagai pasar terbesarnya.
Shopee bahkan mengontrol 52% pangsa pasar e-commerce di seluruh Asia Tenggara.
Pertumbuhan Pesanan yang Terus Naik
Sepanjang tahun 2024, Shopee menerima 10,9 miliar pesanan bruto secara global, naik signifikan dari 8,2 miliar pesanan pada 2023.
Nilai GMV-nya pun tumbuh dari US$78,5 miliar menjadi US$100,5 miliar, atau naik sekitar 28% dalam satu tahun.
Tren positif itu terus berlanjut di 2025. Pada kuartal pertama 2025 saja, Shopee sudah mencatatkan 3,1 miliar pesanan bruto, tumbuh 20,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Nilai GMV-nya mencapai US$28,6 miliar, naik 21,5% secara tahunan.
Kondisi itu menjadi rekor GMV dan volume pesanan tertinggi Shopee sepanjang sejarah untuk periode kuartal pertama.
Shopee Live: Mesin Penjualan yang Makin Kuat

Salah satu fitur yang tumbuh paling pesat adalah Shopee Live.
Sepanjang 2024, Shopee Live mencatatkan lebih dari 735 juta jam tayangan, dengan lebih dari 1 miliar produk UMKM berhasil terjual lewat fitur siaran langsung ini.
Angka itu menggambarkan bahwa live selling bukan lagi sekadar tren, tapi sudah menjadi salah satu kanal penjualan utama di Shopee.
Data-data ini menggambarkan satu hal dengan jelas: peluang berjualan di Shopee sangat besar, dan terbuka untuk siapa saja, termasuk Anda!
Kenapa Jualan di Shopee?
Selain angka-angka di atas, ada beberapa alasan spesifik kenapa Shopee layak dijadikan platform utama berjualan online.
1. Jumlah Pengguna yang Sangat Besar
Shopee secara konsisten masuk sebagai aplikasi e-commerce dengan jumlah unduhan dan pengguna aktif tertinggi di Indonesia.
Artinya, peluang produk Anda dilihat oleh calon pembeli jauh lebih besar dibanding berjualan lewat media sosial saja.
2. Fitur Lengkap untuk Penjual
Shopee menyediakan ekosistem yang lengkap untuk seller, mulai dari sistem pembayaran terintegrasi, fitur promosi seperti voucher dan flash sale, layanan pengiriman yang terhubung langsung, hingga dashboard analitik untuk memantau performa toko.
3. Program Gratis Ongkos Kirim
Program gratis ongkos kirim dari Shopee terbukti jadi salah satu faktor yang mendorong pembeli untuk bertransaksi.
Sebagai seller, Anda bisa memanfaatkan program ini untuk menarik lebih banyak pembeli tanpa harus menanggung semua biaya pengiriman sendiri.
4. Sistem yang Ramah untuk Pemula
Mendaftar sebagai seller di Shopee tidak membutuhkan syarat yang rumit.
Siapa pun bisa mulai berjualan, bahkan tanpa pengalaman e-commerce sebelumnya.
Antarmuka aplikasinya pun dirancang agar mudah dipahami.
Syarat dan Persiapan Sebelum Jualan di Shopee
Sebelum membuka toko di Shopee, ada beberapa hal yang perlu disiapkan agar prosesnya lancar dan toko Anda langsung siap beroperasi.
Syarat Dasar Menjadi Seller di Shopee
- Memiliki akun Shopee aktif (bisa daftar lewat nomor HP atau email)
- Nomor telepon yang valid dan aktif
- KTP untuk verifikasi identitas (diperlukan untuk beberapa fitur seller tertentu)
- Rekening bank atau dompet digital untuk pencairan dana
Persiapan Sebelum Buka Toko
Tentukan produk yang akan dijual.
Pilih produk yang punya permintaan di Shopee.
Lakukan riset sederhana dengan mengetik kata kunci produk Anda di kolom pencarian Shopee dan lihat berapa banyak toko yang menjualnya serta berapa banyak produk terjual.
Siapkan foto produk berkualitas.
Foto adalah faktor utama yang membuat pembeli tertarik.
Gunakan latar putih atau latar bersih, pencahayaan yang cukup, dan ambil dari beberapa sudut pandang.
Siapkan deskripsi produk yang lengkap.
Tulis informasi produk secara detail: bahan, ukuran, warna yang tersedia, cara perawatan, dan hal-hal lain yang relevan. Deskripsi yang lengkap mengurangi pertanyaan dari calon pembeli dan meningkatkan kepercayaan.
Tentukan harga jual yang kompetitif.
Bandingkan harga produk serupa di Shopee.
Harga yang terlalu tinggi akan kalah saing, tapi harga yang terlalu rendah bisa merugi.
Temukan titik tengah yang tetap memberikan margin keuntungan.
Siapkan stok dan sistem pengemasan. Pastikan stok produk tersedia sebelum toko dibuka.
Siapkan juga bahan packaging yang aman agar produk sampai ke pembeli dalam kondisi baik.
Cara Daftar Akun Seller di Shopee
Biar penjualan Shopee kamu meningkat, kerja sama dengan MEA Digital Agency jadi solusinya.
Mendaftar sebagai seller di Shopee sangat mudah dan bisa dilakukan lewat aplikasi maupun website.
Berikut langkah-langkahnya:
Daftar Lewat Aplikasi Shopee
1. Unduh dan buka aplikasi Shopee di smartphone kamu
2. Tap ikon “Saya” di pojok kanan bawah, lalu pilih “Daftar”
3. Masukkan nomor HP atau email, lalu ikuti proses verifikasi
4. Setelah akun aktif, tap lagi ikon “Saya” lalu pilih “Toko Saya”
5. Shopee akan memandu kamu untuk mengatur profil toko pertama kali
6. Isi nama toko, deskripsi toko, dan foto profil toko
7. Toko Anda sudah aktif dan siap menerima produk
Mengatur Profil Toko yang Menarik
Profil toko bisa dibilang menjadi wajah pertama yang dilihat calon pembeli sebelum mereka melihat produk Anda.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Nama toko: pilih nama yang mudah diingat, relevan dengan produk, dan tidak terlalu panjang
- Foto profil toko: gunakan logo brand atau foto yang merepresentasikan tokomu secara profesional
- Deskripsi toko: jelaskan secara singkat apa yang kamu jual, keunggulan tokomu, dan informasi penting lainnya
- Dekorasi toko: manfaatkan fitur dekorasi Shopee untuk membuat tampilan toko lebih menarik dan berkarakter
Cara Upload dan Mengoptimalkan Produk di Shopee
Upload produk yang benar menjadi fondasi dari performa toko yang baik.
Bukan cuma soal memasukkan foto dan harga, tapi ada beberapa elemen penting yang menentukan apakah produkmu mudah ditemukan oleh calon pembeli.
Cara Upload Produk di Shopee
1. Buka aplikasi Shopee, masuk ke “Toko Saya”
2. Tap “Tambah Produk”
3. Upload foto produk (minimal 3 foto, maksimal 9 foto)
4. Isi nama produk dengan kata kunci yang relevan
5. Pilih kategori yang paling sesuai
6. Isi deskripsi produk secara lengkap
7. Masukkan harga, stok, dan variasi produk jika ada
8. Atur berat dan dimensi paket untuk perhitungan ongkos kirim
9. Pilih jasa pengiriman yang tersedia
10. Tap “Simpan” dan produk langsung tayang
Optimasi Nama Produk untuk Pencarian
Nama produk di Shopee berfungsi seperti judul artikel di Google.
Semakin relevan dengan kata kunci yang diketik pembeli, kian besar kemungkinan produkmu muncul di hasil pencarian.
Tips menulis nama produk yang optimal:
- Letakkan kata kunci utama di awal nama produk
- Sertakan detail penting seperti merek, ukuran, warna, atau bahan
- Hindari penggunaan simbol atau karakter yang tidak perlu
- Manfaatkan batas karakter yang tersedia secara maksimal
Contoh nama produk yang lemah: “Tas Cantik Murah”
Contoh nama produk yang optimal: “Tas Selempang Wanita Kulit Sintetis Anti Air Casual Kerja Kuliah”
Menulis Deskripsi Produk yang Menjual
Deskripsi produk yang baik menjawab semua pertanyaan calon pembeli sebelum mereka sempat mengetiknya. Struktur deskripsi yang efektif:
- Paragraf pembuka: jelaskan keunggulan utama produk
- Spesifikasi teknis: bahan, ukuran, berat, warna yang tersedia
- Cara penggunaan atau perawatan (jika relevan)
- Informasi pengiriman dan packaging
- Ajakan bertindak: dorong pembeli untuk segera order atau tanyakan lewat chat
Mengatur Foto Produk yang Menarik Klik
Foto pertama sangat menentukan; apakah pembeli akan mengklik produk Anda atau tidak di halaman pencarian.
Beberapa aturan dasar foto produk Shopee:
- Gunakan foto dengan resolusi tinggi dan pencahayaan yang baik
- Foto pertama wajib berlatar bersih, idealnya putih
- Tambahkan foto detail, foto kemasan, dan foto lifestyle (produk digunakan)
- Hindari watermark berlebihan yang menutupi produk
- Manfaatkan fitur video produk untuk memberikan gambaran lebih nyata
Strategi Jualan di Shopee agar Produk Cepat Laris

Setelah toko berdiri dan produk sudah di-upload, tugas berikutnya mendatangkan pembeli dan mendorong penjualan.
Berikut strategi yang terbukti efektif.
1. Ikut Program Gratis Ongkir Shopee
Gratis ongkos kirim merupakan fitur yang paling dicari pembeli Shopee.
Daftarkan toko dan produk Anda ke program Gratis Ongkir Shopee agar produkmu mendapat label khusus yang langsung menarik perhatian di halaman pencarian.
2. Aktifkan Fitur Shopee Ads
Shopee Ads adalah fitur iklan berbayar yang akan menampilkan produk Anda di posisi lebih atas dalam hasil pencarian atau di halaman beranda Shopee.
Mulai dengan budget kecil dulu, pantau performanya, lalu tingkatkan anggaran secara bertahap untuk produk yang menunjukkan hasil bagus.
Ada dua jenis Shopee Ads yang bisa dimanfaatkan:
- Iklan Produk: menampilkan produk spesifik di hasil pencarian berdasarkan kata kunci
- Iklan Toko: meningkatkan visibilitas toko secara keseluruhan di berbagai halaman Shopee
3. Gunakan Voucher Toko
Buat voucher diskon untuk pembeli, baik berupa potongan harga langsung, cashback, maupun gratis ongkir khusus dari toko.
Voucher terbukti mendorong pembeli untuk menyelesaikan transaksi yang sebelumnya masih ragu.
4. Ikut Flash Sale dan Kampanye Shopee
Shopee rutin mengadakan event belanja besar seperti tanggal kembar; 9.9, 10.10, 11.11, dan 12.12.
Daftarkan produk Anda untuk ikut dalam event-event ini.
Meski harus memberikan diskon lebih besar, volume penjualan yang dihasilkan bisa jauh lebih tinggi dari hari biasa.
5. Jaga Rating dan Ulasan Toko
Rating toko dan ulasan produk sangat mungkin menjadi faktor dalam memengaruhi keputusan pembeli.
Beberapa cara menjaga rating tetap tinggi:
- Proses pesanan dan kirim produk tepat waktu
- Packaging rapi dan aman agar produk tidak rusak saat pengiriman
- Respons chat pembeli dengan cepat dan ramah
- Selesaikan komplain dengan solusi yang memuaskan pembeli
6. Manfaatkan Fitur Live Shopee
Shopee Live ialah fitur siaran langsung yang memungkinkan seller berinteraksi dengan calon pembeli secara real-time.
Live selling terbukti jauh lebih efektif dalam mendorong impulse buying dibanding foto produk biasa.
Tampilkan produk, jelaskan kelebihannya, dan berikan penawaran eksklusif selama sesi live.
7. Aktif di Fitur Shopee Feed
Shopee Feed adalah fitur seperti media sosial di dalam aplikasi Shopee.
Seller bisa memposting konten berupa foto atau video yang langsung bisa dikaitkan dengan produk di toko.
Konten yang menarik di Shopee Feed bisa mendatangkan pengunjung organik ke toko kamu.
Cara Mengelola Toko Shopee agar Tetap Optimal
Membuka toko hanyalah langkah awal.
Pengelolaan toko yang konsisten dan terstruktur adalah kunci keberlanjutan bisnis di Shopee.
1. Kelola Pesanan dengan Cepat dan Rapi
Shopee memberikan batas waktu tertentu bagi seller untuk memproses pesanan.
Jika melebihi batas waktu tersebut, pesanan bisa dibatalkan otomatis dan berpengaruh pada performa toko.
Maka itu, berikut beberapa hal yang mesti Anda lakukan sebagai seller Shopee:
- Aktifkan notifikasi pesanan masuk di smartphone
- Tentukan jadwal harian untuk proses packing dan pengiriman
- Gunakan fitur cetak label otomatis dari Shopee Seller Centre
- Tandai pesanan yang sudah diproses agar tidak terlewat
2. Pantau Performa Toko Lewat Dashboard
Shopee Seller Centre menyediakan data performa toko yang lengkap, mulai dari jumlah pengunjung, produk yang paling banyak dilihat, conversion rate, hingga pendapatan harian dan bulanan.
Pantau data ini secara rutin untuk mengetahui produk mana yang perlu dioptimalkan dan strategi mana yang paling efektif.
3. Update Stok Secara Berkala
Produk yang kehabisan stok tapi masih tampil di toko akan mengecewakan pembeli.
Atur sistem pengingat stok atau aktifkan fitur notifikasi stok menipis agar Anda bisa segera melakukan restok sebelum produk benar-benar habis.
4. Respons Chat Pembeli Secara Aktif
Tingkat respons chat (chat response rate) adalah salah satu indikator performa toko yang dipantau Shopee.
Toko dengan tingkat respons tinggi cenderung lebih diprioritaskan dalam pencarian.
Usahakan untuk membalas setiap pesan masuk dalam waktu kurang dari satu jam.
Tips Tambahan untuk Meningkatkan Penjualan di Shopee
Selain strategi utama di atas, ada beberapa tips tambahan yang bisa membuat performa toko Shopee kamu semakin solid.
1. Riset Kompetitor Secara Rutin
Lihat toko-toko lain yang menjual produk serupa. Perhatikan bagaimana mereka menulis nama produk, berapa harga yang ditawarkan, foto seperti apa yang digunakan, dan promo apa yang sedang berjalan.
Jadikan temuan-temuan di atas sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk toko Anda sendiri.
2. Manfaatkan Shopee Affiliate
Program Shopee Affiliate memungkinkan orang lain mempromosikan produk di tokomu dengan imbalan komisi dari setiap penjualan yang berhasil.
Ini cara efektif untuk memperluas jangkauan promosi tanpa harus mengeluarkan biaya iklan di muka.
3. Buat Paket Bundling
Bundling dua atau lebih produk dengan harga spesial bisa meningkatkan nilai transaksi per pembeli.
Misalnya, jual produk utama bersama produk pelengkap dengan harga yang lebih hemat dibanding beli terpisah.
4. Konsisten Upload Produk Baru
Algoritma Shopee cenderung memprioritaskan toko yang aktif.
Upload produk baru secara konsisten, baik itu produk benar-benar baru maupun variasi dari produk yang sudah ada.
Ini memberi sinyal kepada Shopee bahwa toko kamu aktif dan layak ditampilkan lebih sering.
5. Gabung Komunitas Seller Shopee
Ada banyak komunitas seller Shopee di Facebook, Telegram, maupun forum online lainnya.
Bergabunglah untuk berbagi pengalaman, belajar dari seller yang lebih berpengalaman, dan mendapatkan informasi terbaru tentang kebijakan atau fitur baru dari Shopee.
Kesalahan Umum Seller Shopee yang Harus Dihindari
Banyak seller pemula yang mengalami stagnasi penjualan karena melakukan kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.
Berikut beberapa di antaranya.
1. Foto Produk yang Buruk
Foto gelap, buram, atau tidak menampilkan produk dengan jelas adalah alasan nomor satu kenapa pembeli tidak mau klik.
Investasikan waktu dan usaha lebih untuk menghasilkan foto produk yang menarik.
2. Harga Tidak Kompetitif Tanpa Nilai Tambah
Kalau harga Anda jauh di atas kompetitor tanpa ada keunggulan yang jelas, pembeli akan pindah ke toko lain.
Kalau pun harga yang Anda pasang lebih tinggi, pastikan ada nilai tambah yang bisa dirasakan pembeli, seperti packaging premium, garansi produk, atau layanan after-sales yang baik.
3. Jarang Aktif di Toko
Toko yang jarang diupdate, lambat balas chat, dan lambat proses pesanan akan mendapat penilaian buruk dari algoritma Shopee.
Konsistensi keaktifan toko sangat berpengaruh pada visibilitas produk di hasil pencarian.
4. Mengabaikan Data dan Analitik
Shopee sudah menyediakan data performa yang lengkap secara gratis.
Seller yang tidak memanfaatkan data ini akan kesulitan mengetahui apa yang bekerja dan apa yang perlu diperbaiki.
Luangkan waktu minimal seminggu sekali untuk membaca laporan performa toko.
5. Tidak Merespons Ulasan Negatif
Ulasan negatif adalah hal yang wajar dalam bisnis online.
Yang membedakan seller profesional adalah cara mereka merespons.
Balas ulasan negatif dengan sopan, tawarkan solusi, dan jadikan feedback tersebut sebagai bahan perbaikan.
Ingin Jualan di Shopee Tapi Tidak Tahu Harus Mulai dari Mana? Yuk, Kerja Sama dengan MEA!

Memahami cara jualan di Shopee memang penting, tapi menjalankannya sendiri sambil mengurus bisnis sehari-hari bisa jadi sangat menguras waktu dan tenaga.
Di sinilah peran digital agency hadir untuk membantu.
MEA Digital Agency adalah agensi pemasaran digital yang berspesialisasi dalam optimasi toko e-commerce, termasuk Shopee.
MEA hadir untuk membantu para pelaku usaha, baik UMKM maupun brand yang lebih besar, agar bisa bersaing dan berkembang secara optimal di platform digital.
Apa yang Bisa MEA Lakukan untuk Toko Shopee Kamu?
- Manajemen iklan Shopee Ads secara terukur dan berbasis data
- Optimasi listing produk: nama, deskripsi, foto, dan kategori
- Strategi promosi toko: voucher, flash sale, dan kampanye Shopee
- Analisis performa toko dan rekomendasi perbaikan
- Aktivasi dan pendampingan fitur Shopee Live dan Shopee Video
- Retargeting lewat broadcast chat untuk calon pembeli yang sudah menunjukkan minat
- Strategi bundling dan cross-selling untuk meningkatkan nilai transaksi
Kelebihan Bekerja Sama dengan MEA
Berbasis data, bukan asumsi. Setiap keputusan strategi di MEA didasarkan pada data nyata dari performa toko, bukan intuisi semata.
Mulai dari riset produk, analisis kompetitor, hingga pengaturan budget iklan, semua dilakukan secara terukur.
Spesialis e-commerce Shopee. MEA memiliki tim yang memang berfokus pada ekosistem Shopee.
Mereka memahami cara kerja algoritma Shopee, aturan iklan, dan fitur-fitur terbaru yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong penjualan.
Pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan toko.
Tidak semua toko punya kondisi yang sama.
MEA melakukan analisis awal secara mendalam sebelum menentukan strategi yang paling sesuai dengan kondisi dan target bisnismu.
Transparansi hasil dan laporan berkala.
Anda akan mendapat laporan performa secara rutin sehingga bisa memantau perkembangan toko dan hasil dari setiap strategi yang dijalankan.
Rekam jejak yang terbukti. MEA sudah membantu berbagai klien mengembangkan toko Shopee mereka dengan hasil yang terukur dan signifikan, seperti yang bisa kamu lihat pada studi kasus di bawah ini.
Studi Kasus: Tokodanty Bersama MEA Digital Agency
Berikut salah satu bukti nyata hasil kerja MEA Digital Agency dalam mengoptimalkan toko Shopee klien mereka.
[STATISTIK HASIL] ROAS: 5X | Omset: 334X | Pesanan: 280X
Tokodanty adalah toko Shopee yang menjual produk rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari.
Meski sudah aktif beriklan selama 6 bulan, performa iklan belum optimal: ROAS masih rendah, omset anjlok 34,81% di Januari 2024 setelah peak season, dan jumlah produk terjual tidak sebanding dengan traffic yang masuk.
Apa yang MEA Lakukan?
MEA masuk dengan pendekatan berbasis data: menyusun strategi iklan yang fokus pada produk berpotensi konversi tinggi, memanfaatkan data ATC untuk retargeting lewat broadcast chat, serta mendorong penggunaan fitur Kombo Hemat dan Paket Diskon untuk menaikkan nilai transaksi per pembeli.
Hasilnya, iklan berkontribusi pada 41% dari total penjualan toko.
Hasilnya?
- ROAS naik hampir 5 kali lipat
- Omzet tumbuh lebih dari 334 kali lipat
- Jumlah produk terjual melonjak sekitar 280 kali lipat
Dari toko yang stagnan, Tokodanty kini berada di jalur pertumbuhan yang jauh lebih stabil dan berkelanjutan.
Kesimpulan
Berjualan di Shopee adalah peluang bisnis yang nyata dan terbuka untuk siapa saja. Dengan platform yang besar, fitur yang lengkap, dan basis pembeli yang sangat banyak, Shopee menjadi salah satu tempat terbaik untuk memulai atau mengembangkan bisnis online di Indonesia.
Data membuktikannya: 10,9 miliar pesanan bruto pada 2024, GMV global lebih dari US$100 miliar, dan pangsa pasar 54% di Indonesia pada 2025.
Kunci suksesnya bukan cuma soal upload produk dan menunggu.
Dibutuhkan strategi yang tepat, konsistensi dalam pengelolaan toko, dan kemauan untuk terus belajar serta beradaptasi.
Dan kalau kamu ingin prosesnya lebih cepat dan lebih terukur, bekerja sama dengan tim profesional seperti MEA Digital Agency bisa jadi langkah yang tepat. Seperti yang sudah dibuktikan oleh Tokodanty, strategi yang tepat bisa mengubah toko yang stagnan menjadi mesin penjualan yang tumbuh ratusan kali lipat.
FAQ
1. Apakah jualan di Shopee gratis?
Membuka toko dan mengupload produk di Shopee tidak dikenakan biaya. Namun, Shopee mengambil komisi dari setiap transaksi yang berhasil. Besaran komisi bervariasi tergantung kategori produk dan tipe seller.
2. Berapa lama produk mulai terjual setelah upload?
Tidak ada jaminan waktu pasti. Produk yang baru diupload butuh waktu untuk terindeks dan mulai muncul di hasil pencarian. Dengan optimasi nama produk yang baik dan aktivasi iklan, proses ini bisa dipercepat. Seller baru biasanya mulai mendapat pesanan pertama dalam rentang beberapa hari hingga beberapa minggu.
3. Apakah perlu modal besar untuk mulai jualan di Shopee?
Tidak. Kamu bahkan bisa mulai dengan sistem pre-order atau dropship tanpa harus menyetok barang terlebih dahulu. Modal utama yang dibutuhkan di awal adalah waktu dan usaha untuk mengatur toko serta mengoptimalkan produk.
4. Bagaimana cara menarik pembeli pertama?
Beberapa cara yang efektif: aktifkan program gratis ongkir, pasang iklan Shopee Ads dengan budget kecil, buat voucher diskon untuk pembeli baru, dan promosikan toko lewat media sosial milikmu sendiri.
5. Produk apa yang paling laris di Shopee?
Kategori yang secara umum memiliki permintaan tinggi di Shopee antara lain fashion dan aksesoris, produk kecantikan dan perawatan diri, peralatan rumah tangga, makanan dan minuman, serta produk elektronik dan aksesorisnya. Potensi laris tidaknya produk juga sangat bergantung pada kualitas toko, foto, dan strategi promosi yang diterapkan.
6. Bagaimana cara meningkatkan rating toko di Shopee?
Rating toko dipengaruhi oleh kecepatan proses pesanan, kualitas produk yang dikirim, respons chat, dan kepuasan pembeli secara keseluruhan. Jaga semua aspek tersebut secara konsisten dan rating toko akan naik secara alami seiring bertambahnya transaksi.
7. Apakah bisa menggunakan jasa agency untuk mengelola toko Shopee?
Bisa. Menggunakan jasa digital agency seperti MEA Digital Agency bisa sangat membantu, terutama bagi seller yang ingin fokus pada pengembangan produk dan operasional bisnis tanpa harus menguasai teknis iklan dan optimasi Shopee secara mendalam.
***Foto: freepik.com