Berapa Persen Keuntungan Jualan di Shopee? Ini Gambaran dan Cara Hitungnya!

Berapa Persen Keuntungan Jualan di Shopee

Tak sedikit orang yang ingin berjualan di Shopee bertanya, berapa persen keuntungan jualan di Shopee? Untuk tahu estimasinya. Simak artikel ini!

Jika berbicara soal marketplace paling ramai di Indonesia, nama Shopee tentu berada di posisi teratas.

Berdasarkan berbagai data, Shopee tercatat sebagai platform e-commerce dengan tingkat kunjungan tertinggi, mengungguli banyak kompetitor lainnya.

Tingginya trafik tersebut tentu berdampak langsung pada volume transaksi yang juga ikut melonjak.

Inilah alasan mengapa Shopee menjadi pilihan utama bagi banyak penjual, baik yang baru memulai bisnis online maupun yang sudah memiliki brand mapan.

Salah satu daya tarik utama Shopee adalah pasarnya yang sangat luas, mencakup hampir semua segmen konsumen di berbagai daerah.

Dengan potensi eksposur yang besar, peluang untuk mendapatkan keuntungan pun semakin terbuka lebar.

Namun, di balik peluang tersebut, banyak calon penjual yang masih bertanya-tanya:

“Sebenarnya, berapa persen keuntungan jualan di Shopee?”

Pertanyaan ini sangat wajar.

Sebab, memahami potensi margin keuntungan adalah hal penting sebelum memulai jualan online.

Keuntungan itulah yang akan menentukan apakah bisnis bisa bertahan, berkembang, atau justru merugi.

Nah, untuk menjawab rasa penasaran Anda, artikel ini akan membahas secara lengkap berapa persen keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari berjualan di Shopee, serta faktor-faktor yang memengaruhinya.

Simak baik-baik!

Table of Contents

Berapa Persen Keuntungan Jualan di Shopee?

Ingin toko Shopee lebih optimal?

Kerja sama dengan MEA Digital Agency, partner resmi Shopee yang berpengalaman bantu ribuan UMKM

Untuk mengetahui berapa persen keuntungan di Shopee yang bisa Anda dapatkan dari berjualan di Shopee, penting untuk memahami beberapa komponen biaya yang akan memotong omzet.

Keuntungan bersih tidak hanya ditentukan dari selisih harga jual dan modal, tetapi juga dipengaruhi oleh:

  • Potongan dari platform Shopee
  • Biaya promosi atau diskon
  • Budget iklan berbayar (Shopee Ads)

1. Potongan dari Platform Shopee

Shopee menerapkan potongan yang bervariasi tergantung pada jenis toko (toko biasa, Star Seller, atau Shopee Mall) dan program yang diikuti.

Namun, secara umum potongan platform berkisar antara 10–13% dari total omzet.

Potongan tersebut mencakup biaya layanan, biaya admin, dan potongan jika mengikuti program gratis ongkir atau voucher tertentu.

2. Budget untuk Iklan (Shopee Ads)

Untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan, banyak seller menggunakan fitur iklan Shopee.

Idealnya, Anda perlu menyiapkan sekitar 10% dari omzet sebagai alokasi biaya iklan.

Tanpa iklan, produk Anda mungkin akan kalah bersaing di hasil pencarian, apalagi di kategori yang sangat kompetitif.

3. Simulasi Perhitungan Keuntungan

Agar lebih jelas, berikut ilustrasi sederhana perhitungan keuntungan:

  • Harga jual produk: Rp100.000
  • Modal produk: Rp30.000
  • Laba kotor (sebelum potongan): Rp70.000

Kemudian dari omzet Rp100.000, Anda akan dikenakan:

  • Potongan platform (12%) = Rp12.000
  • Biaya iklan (10%) = Rp10.000
  • Total potongan = Rp22.000

Maka, keuntungan bersih yang Anda dapatkan setelah dikurangi semua biaya adalah:

Rp70.000 – Rp22.000 = Rp48.000

Jadi, dalam skenario ini, persentase keuntungan bersih Anda sekitar 48% dari margin awal (setelah dikurangi biaya operasional Shopee).

Cara Agar Mendapatkan Keuntungan yang Besar di Shopee

Biar gak ribet kelola toko, pakai jasa MEA aja!

Partner resmi Shopee & TikTok yang sudah bantu ribuan UMKM

Setelah mengetahui berbagai potongan biaya yang harus dikeluarkan saat berjualan di Shopee, Anda bisa lebih bijak dalam menentukan strategi harga jual.

Salah satu kunci untuk memperoleh keuntungan yang besar adalah dengan menentukan harga jual yang kompetitif, tetapi tetap memberikan margin yang sehat.

1. Hindari Margin yang Terlalu Tipis

Dalam bisnis, tujuan utama tentu adalah mendapatkan keuntungan.

Maka dari itu, hindari menjual produk dengan margin yang terlalu tipis, hanya demi bersaing harga.

Memang, harga murah bisa menarik perhatian, tapi kalau tidak menghasilkan profit yang layak, bisnis tidak akan bertahan lama.

2. Tetapkan Target Margin yang Sehat

Idealnya, harga jual produk sebaiknya 2 hingga 4 kali lipat dari harga modal.

Misalnya, jika modal produk Anda Rp20.000, targetkan harga jual minimal Rp40.000–Rp80.000.

Dengan demikian, Anda masih punya ruang untuk menutupi potongan Shopee, biaya iklan, serta mendapatkan keuntungan bersih yang memadai.

Kalau pun sulit mencapai margin 4x, mempertahankan margin 2x dari harga modal sudah termasuk sehat, apalagi jika volume penjualan tinggi.

3. Pilih Produk dengan Nilai Jual Tinggi

Untuk bisa menetapkan margin yang besar, tentu Anda perlu memilih produk Shopee yang:

  • Memiliki harga modal yang cukup rendah
  • Namun memiliki nilai jual tinggi di mata konsumen

Contohnya adalah produk-produk unik, fungsional, atau memiliki keunggulan tertentu yang jarang ditemukan di toko lain.

Dengan begitu, Anda bisa menjualnya dengan harga yang lebih pantas tanpa harus perang harga dengan kompetitor.

Ingin Pengelolaan Toko Lebih Optimal? Bekerja Sama dengan MEA Digital Agency Bisa Jadi Solusinya

Setelah mengetahui berapa persen keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari berjualan di Shopee, langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan pengelolaan toko agar potensi omzet semakin maksimal.

Namun, tidak semua penjual memiliki waktu, tenaga, atau keahlian untuk mengurus semua aspek toko sendirian.

Jika Anda ingin tetap fokus pada pengembangan bisnis lainnya, MEA Digital Agency siap menjadi partner strategis Anda dalam mengelola toko di marketplace.

Apa Saja yang Bisa Dibantu oleh MEA Digital Agency?

MEA Digital Agency dapat membantu Anda dalam berbagai aspek penting pengelolaan toko online, seperti:

  • Membuat dan mengelola iklan (Shopee Ads & TikTok Ads) secara efektif agar lebih hemat dan tepat sasaran
  • Menyusun konten promosi yang menarik dan sesuai algoritma marketplace
  • Optimasi performa toko agar terlihat lebih profesional dan mudah dipercaya pembeli
  • Riset pasar dan kompetitor, sehingga Anda bisa unggul dari penjual lain

Dengan dukungan dari tim berpengalaman, toko Anda akan berjalan secara optimal meski tanpa harus Anda tangani langsung setiap hari.

Kenapa Harus MEA Digital Agency?

MEA bukan sekadar agency biasa. Kelebihan utama MEA Digital Agency terletak pada:

  • Pengalaman dalam mengelola ribuan UMKM di Indonesia dari berbagai sektor
  • Partner resmi Shopee dan TikTok Shop, sehingga selalu up-to-date dengan strategi terbaru yang sesuai algoritma dan regulasi masing-masing platform
  • Pendekatan berbasis data dan strategi, bukan hanya trial dan error

Dengan bekerja sama bersama MEA, Anda bisa mendapatkan keuntungan lebih besar tanpa harus kewalahan mengurus semuanya sendiri.

Kesimpulan

Berjualan di Shopee bisa sangat menguntungkan, terutama karena jangkauan pasarnya yang luas dan trafik tinggi.

Namun, potongan platform dan biaya iklan yang bisa mencapai 20–23% membuat Anda perlu cermat dalam menentukan harga jual dan strategi produk.

Agar keuntungan tetap maksimal, targetkan margin minimal 2x dari harga modal dan pilih produk dengan nilai jual tinggi.

Jika ingin pengelolaan toko lebih optimal tanpa harus mengurus semuanya sendiri, Anda bisa bekerja sama dengan MEA Digital Agency, partner resmi Shopee dan TikTok, yang siap membantu mengelola iklan, konten, dan strategi toko secara profesional.

***Foto: freepik.com