Bagi para penjual di marketplace, kalian perlu tahu overclaim adalah dan contohnya. Sebab, hal tersebut jarang disadari oleh kebanyakan seller!
Platform marketplace seperti TikTok Shop dan Shopee memiliki aturan yang wajib dipatuhi oleh setiap penjual.
Tujuannya jelas untuk menciptakan lingkungan jual beli yang aman, adil, dan transparan, baik untuk pembeli maupun seller.
Namun, ada satu jenis pelanggaran yang sering kali dilakukan tanpa disadari, yaitu overclaim.
Masalahnya, banyak seller tidak paham bahwa klaim yang mereka buat sebenarnya sudah masuk kategori overclaim, karena istilah ini memang cukup ambigu.
Supaya Anda tidak terjebak pada kesalahan yang sama, artikel ini akan membahas secara tuntas overclaim adalah dan contohnya.
Dengan begitu, Anda bisa lebih berhati-hati dalam membuat deskripsi produk maupun materi promosi, sehingga terhindar dari pelanggaran yang merugikan.
Catat baik-baik!
Table of Contents
Overclaim Adalah dan Contohnya Apa Itu Overclaim?
Ingin terhindar dari overclaim dan aturan marketplace yang bikin repot?
Secara sederhana, overclaim adalah klaim berlebihan yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Dalam konteks marketplace seperti TikTok Shop atau Shopee, overclaim berarti penjual memberikan pernyataan yang terlalu mutlak, absolut, atau tidak bisa dibuktikan dengan data yang valid.
Aturannya, jika sebuah klaim dibuat, maka 100% orang yang menggunakan produk tersebut harus benar-benar merasakan hasil seperti yang dikatakan.
Jika ada kemungkinan hasil berbeda untuk sebagian orang, maka klaim tersebut masuk kategori overclaim.
Contohnya, menuliskan “pasti sembuh dalam 3 hari” untuk produk kesehatan, atau “100% hilang jerawat” untuk skincare.
Klaim semacam itu berlebihan karena tidak semua orang akan mendapatkan hasil identik.
Contoh Overclaim di Marketplace
Produk Minuman (Healthy Drink)
Klaim Overclaim: “Minuman ini bisa menyembuhkan diabetes secara total.”
Kenyataannya, produk minuman sehat hanya dapat mendukung pola hidup sehat atau mengurangi risiko penyakit tertentu, bukan menyembuhkan sepenuhnya.
Produk Skincare
Klaim Overclaim: “Pasti mencerahkan kulit dalam 7 hari.” atau “Menghilangkan flek hitam 100%.”
Faktanya, hasil penggunaan skincare berbeda pada tiap individu tergantung kondisi kulit, gaya hidup, dan faktor lainnya. Klaim absolut seperti itu bisa dianggap menyesatkan pembeli.
Produk Fashion atau Aksesoris
Klaim Overclaim: “Dijamin membuat Anda terlihat lebih muda 10 tahun.”
Jelas, ini adalah klaim subjektif yang tidak bisa berlaku untuk semua orang. Fashion memang bisa meningkatkan penampilan, tapi tidak ada ukuran pasti yang bisa dijadikan standar.
Kenapa Overclaim Berbahaya?
Overclaim bukan hanya melanggar aturan marketplace, tetapi juga berisiko menurunkan kepercayaan konsumen.
Bila pembeli merasa tertipu karena klaim tidak sesuai kenyataan, reputasi toko bisa rusak dan berujung pada penalti dari platform.
Contoh Klaim yang Tidak Overclaim
Jangan sampai toko Anda kena penalti karena overclaim!
Agar tidak terkena pelanggaran, seller sebaiknya menggunakan bahasa yang realistis dan tidak memberi janji mutlak.
Kata kunci seperti “membantu”, “mendukung”, atau “bermanfaat untuk” bisa digunakan agar klaim tetap menarik tapi tidak berlebihan.
Berikut beberapa contohnya:
1. Produk Minuman Sehat (Jus atau Healthy Drink)
Overclaim: “Minuman ini mengurangi risiko diabetes.”
Tidak Overclaim: “Minuman sehat dengan kandungan rendah gula, cocok untuk mendukung gaya hidup sehat.”
2. Produk Skincare
Overclaim: “Pasti mencerahkan kulit dan menghilangkan jerawat 100%.”
Tidak Overclaim:
“Membantu mencerahkan kulit agar tampak lebih segar.”
“Membantu memudarkan flek hitam.”
“Membantu meredakan jerawat.”
3. Produk Vitamin atau Suplemen
Overclaim: “Vitamin ini pasti melancarkan peredaran darah dan membuat awet muda.”
Tidak Overclaim:
“Membantu melancarkan sirkulasi darah.”
“Mendukung daya tahan tubuh agar tetap fit.”
“Membantu menjaga stamina tubuh.”
4. Produk Fashion
Overclaim: “Baju ini dijamin bikin kamu terlihat lebih muda 10 tahun.”
Tidak Overclaim:
“Desain simpel yang membantu membuat penampilan lebih segar.”
“Nyaman dipakai sehari-hari dan cocok untuk berbagai kesempatan.”
5. Produk Household (Contoh Pewangi Laundry)
Overclaim: “Dijamin membuat pakaian wangi seperti laundry hotel selama 7 hari penuh.”
Tidak Overclaim:
“Memberikan aroma segar yang tahan lama.”
“Membantu pakaian tetap harum setelah dicuci.”
Agar Terhindar dari Overclaim, Percayakan pada MEA Digital Agency

Mengelola toko di marketplace tidak hanya soal menjual produk, tetapi juga memahami aturan yang berlaku.
Salah satunya adalah aturan mengenai klaim produk. Jika seller tidak hati-hati, klaim yang dibuat bisa masuk kategori overclaim dan berisiko dikenakan sanksi.
Di sinilah peran MEA Digital Agency menjadi solusi.
Dengan pengalaman mengelola ribuan UMKM di berbagai kategori, MEA membantu seller menyusun strategi komunikasi yang aman, menarik, dan sesuai aturan marketplace.
Selain itu, MEA Digital Agency juga merupakan partner resmi Shopee dan TikTok Shop.
Artinya, setiap strategi yang dijalankan telah teruji, lebih efektif, dan terukur untuk mendorong penjualan tanpa melanggar kebijakan platform.
Dengan dukungan MEA, seller bisa fokus mengembangkan produk dan bisnisnya, sementara urusan optimasi toko, strategi konten, hingga tata kelola klaim promosi ditangani secara profesional.
Kesimpulan
Overclaim adalah klaim berlebihan yang sering tidak disadari seller dan berisiko menurunkan kepercayaan pembeli serta melanggar aturan marketplace.
Gunakan bahasa yang realistis seperti “membantu” atau “mendukung” agar aman.
Untuk pengelolaan toko yang lebih optimal dan bebas dari risiko overclaim, seller bisa bekerja sama dengan MEA Digital Agency, partner resmi Shopee dan TikTok Shop yang berpengalaman mengelola ribuan UMKM.
Semoga bermanfaat!
***Foto: freepik.com