Biaya komisi platform TikTok Shop wajib diketahui oleh seller. Terlebih, jumlahnya berbeda-beda tergantung produk yang Anda jual. Mari kita ulas!
Ketika memutuskan berjualan di TikTok Shop, ada banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan.
Salah satu faktor penting adalah harga produk, karena harga bisa memengaruhi sehat atau tidaknya toko, bahkan menentukan seberapa besar keuntungan yang bisa didapatkan.
Dalam menetapkan harga, ada banyak aspek yang harus masuk hitungan, mulai dari biaya produksi, ongkos kirim, hingga biaya komisi platform TikTok.
Pasalnya, besaran komisi yang dikenakan TikTok berbeda-beda tergantung pada jenis produk yang dijual.
Selain itu, besarannya juga bisa dibilang cukup “lumayan”.
Itu sebabnya, Anda perlu memahami detailnya sejak awal agar tidak salah strategi saat menentukan harga jual.
Maka dari itu, artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai biaya komisi platform TikTok yang wajib Anda ketahui sebelum mulai berjualan.
Simak penjelasannya sampai akhir agar strategi pricing toko Anda tetap aman dan menguntungkan!
Table of Contents
Apa Itu Biaya Komisi Platform TikTok?
Ingin tahu pasti komisi TikTok dan strategi harganya?
Secara sederhana, biaya komisi platform TikTok adalah potongan biaya yang dikenakan kepada seluruh seller di Indonesia berdasarkan harga produk yang berhasil terjual di TikTok Shop.
Komisi ini berbentuk persentase atau nominal tertentu yang dipungut platform sebagai bentuk “imbalan” atas layanan yang mereka berikan.
Layanan tersebut meliputi:
Fasilitasi transaksi online agar penjual dan pembeli bisa bertransaksi dengan aman dan nyaman.
Penyediaan infrastruktur mulai dari sistem pembayaran, integrasi logistik, hingga fitur promosi yang memudahkan seller dalam mengelola toko.
Dukungan operasional dan pengembangan platform sehingga TikTok Shop terus relevan, aman, dan menarik bagi pengguna.
Dengan kata lain, biaya komisi ini merupakan bentuk kontribusi yang harus dipertimbangkan seller sebelum menentukan harga jual produk.
Tanpa perhitungan yang matang, potongan komisi bisa menggerus margin keuntungan.
Biaya Komisi Platform TikTok
Lalu, berapa biaya komisi platform TikTok?
Melansir laman seller-id.tokopedia.com, TikTok Shop mengenakan biaya komisi yang berbeda-beda tergantung kategori produk serta jenis toko (Marketplace atau Toko Mall).
Komisi ini sudah termasuk pajak, sehingga seller tidak perlu menghitung ulang.
Komisi Marketplace (Mulai 16 September 2024)
- Elektronik: 1,00% – 10,00%
- Fashion: 4,25% – 10,00%
- FMCG: 4,25% – 10,00%
- Lifestyle/Gaya Hidup: 4,25% – 10,00%
- Lainnya: 1,00% – 10,00%
Catatan: Untuk semua subkategori produk dengan tarif komisi 10%, seller akan mendapatkan diskon 20%, sehingga tarif efektif menjadi 8,00%.
Komisi Mall (Mulai 1 September 2024)
- Elektronik: 1,00% – 8,50%
- Fashion: 4,00% – 8,50%
- FMCG: 4,00% – 8,50%
- Lifestyle/Gaya Hidup: 2,50% – 8,50%
- Lainnya: 1,00% – 8,50%
Cukup jelas, bukan?
Contoh Perhitungan Biaya Komisi Platform TikTok
Supaya lebih tergambar, berikut contoh perhitungan biaya komisi platform yang bisa dijadikan rujukan:
Contoh Perhitungan Komisi Platform TikTok
Agar lebih jelas, berikut ilustrasi perhitungan komisi platform TikTok untuk sebuah produk:
- Produk: Gitar
- Harga Asli: Rp10.000,-
- Diskon Penjual: Rp1.000,-
- Harga Produk setelah Diskon: Rp9.000,-
- Komisi Platform yang Berlaku: 7,50%
Simulasi Pembelian:
Seorang pembeli membeli 1 unit gitar.
Harga asli produk: Rp10.000,-
Dikurangi diskon penjual: Rp1.000,-
Subtotal setelah diskon: Rp9.000,-
Kemudian dihitung dengan persentase komisi yang berlaku:
Komisi Platform = Subtotal setelah diskon × Persentase komisi
= Rp9.000 × 7,50%
= Rp675,-
Dari simulasi di atas, seller akan dikenakan potongan biaya komisi sebesar Rp675 untuk setiap produk gitar yang terjual dengan harga dan diskon tersebut.
Hal ini menunjukkan bahwa komisi selalu dihitung dari harga setelah diskon penjual, bukan dari harga asli produk.
Oleh karena itu, seller wajib memperhitungkan diskon dan komisi secara matang saat menentukan harga jual, agar margin keuntungan tetap sehat.
Cara Mengelola Komisi agar Mendapatkan Keuntungan Maksimal
Bingung hitung komisi TikTok? Serahkan ke MEA Digital Agency biar toko Anda dikelola lebih efektif
Masih mengutip laman seller-id.tokopedia.com, ada beberapa cara yang bisa diupayakan untuk mengelola komisi agar keuntungan penjualan tetap optimal.
Ini strateginya:
1. Kenali Struktur Komisi
Selalu update dengan ketentuan biaya komisi TikTok Shop sesuai kategori produk. Informasi ini penting untuk menyusun strategi penjualan yang lebih presisi.
2. Atur Harga dengan Bijak
Saat menentukan harga jual, pastikan sudah menghitung semua komponen biaya, mulai dari komisi, diskon, hingga margin keuntungan, agar tetap sehat.
3. Maksimalkan Fitur Promosi
Manfaatkan fitur-fitur promosi bawaan TikTok Shop, seperti flash sale dan gratis ongkir. Dengan begitu, penjualan bisa meningkat tanpa harus terus-menerus memberikan potongan harga besar.
4. Rutin Evaluasi Keuangan
Selalu cek dan perbarui catatan keuangan toko. Dengan memantau arus masuk dan keluar, strategi penjualan bisa lebih terarah dan efisien.
5. Pakai Fitur Harga Grosir
Untuk transaksi dalam jumlah banyak, gunakan opsi harga grosir. Strategi ini menjaga volume penjualan tetap tinggi tanpa perlu menguras margin dengan diskon berlebihan.
Bingung Soal Biaya Komisi TikTok? Percayakan pada MEA Digital Agency

Jika Anda masih bingung menghitung atau menyesuaikan strategi harga karena adanya biaya komisi platform TikTok, solusi terbaik adalah bekerja sama dengan MEA Digital Agency.
MEA Digital Agency mampu membantu pengelolaan toko Anda secara menyeluruh, termasuk di TikTok Shop.
Dengan pengalaman panjang dalam menangani ribuan UMKM di berbagai marketplace, MEA punya strategi yang terbukti efektif untuk menjaga performa penjualan tetap stabil sekaligus menguntungkan.
Lebih dari itu, MEA adalah partner resmi TikTok Shop, sehingga setiap strategi yang diterapkan selalu relevan, sesuai aturan, dan mampu mengoptimalkan kinerja toko Anda di platform tersebut.
Kesimpulan
Biaya komisi TikTok Shop wajib dipahami seller karena besarannya berbeda tiap kategori dan dihitung dari harga setelah diskon.
Tanpa perhitungan matang, margin bisa tergerus.
Strategi tepat seperti mengatur harga, memanfaatkan promo, hingga memantau laporan keuangan akan membantu menjaga keuntungan.
Jika masih bingung, Anda bisa bekerja sama dengan MEA Digital Agency, partner resmi TikTok Shop yang berpengalaman mengelola ribuan UMKM dengan strategi efektif dan sesuai aturan.
Itulah penjelasan tentang biaya admin TikTok shop. Semoga bermanfaat!
Semoga bermanfaat!
***Foto: freepik.com